Setting Grafis VALORANT untuk FPS dan Visibilitas
Atur grafis VALORANT sesuai kelas PC, cek bottleneck CPU/GPU, dan seimbangkan visibilitas dengan FPS yang stabil saat match.
Tidak ada satu preset VALORANT terbaik untuk semua PC: targetkan FPS yang tetap stabil saat fight berat. Mulai dengan fullscreen, resolusi native, dan kualitas Low. Naikkan Texture atau anti-aliasing satu per satu jika GPU masih punya headroom.
Cek bottleneck
Buka Settings → Video → Stats dan pantau Client FPS serta waktu CPU/GPU. Riot menyarankan grafik ini untuk membedakan CPU-bound dan GPU-bound. Jika resolusi lebih rendah menaikkan FPS secara jelas, GPU kemungkinan menjadi batas. Jika hampir tidak berubah tetapi drop saat fight, cek CPU dan aplikasi background.
Profil kompetitif
- Fullscreen dan resolusi native; coba satu 16:9 lebih rendah bila perlu.
- Multithreaded Rendering: On jika tersedia; bandingkan jika tidak stabil.
- Material, Texture, Detail, UI: Low.
- VSync: Off; Anti-Aliasing: None; Filtering: 1x–2x.
- Improve Clarity, Experimental Sharpening, Bloom, Distortion, Cast Shadows: Off.
Riot secara khusus menyebut Material, Texture, Detail, dan UI sebagai setting yang efektif diturunkan, lalu menyarankan efek tambahan tersebut dimatikan ketika Client FPS rendah.
Profil mid-range dan high-end
Untuk mid-range, pertahankan Material dan Detail Low, lalu coba Texture Medium, MSAA 2x, dan filtering 4x. Pada PC high-end, tentukan FPS cap dari angka yang bisa dijaga saat fight, bukan puncak di lobby. Naikkan Texture dan MSAA bertahap lalu ulang tes di Practice Range dan Deathmatch.
Jika FPS masih rendah
Tutup browser, recording, dan overlay; update driver dari vendor GPU; cek suhu, power mode, dan RAM. Ubah satu opsi setiap tes. Lanjutkan ke panduan stutter, fullscreen, dan setting crosshair.
DostGame
Panduan
Panduan